Materi Naskah Drama Terbaru Singkat Legenda
Baturaden
Materi Naskah Drama Terbaru Singkat Legenda Baturaden. Berikut dibawah ini adalah naskah drama dengan judul Legenda Batu Raden, Nah bagi kalian yang kali ini sedang mencari bahan referensi untuk pementasan drama dapat menggunakan naskah drama yang kami berikan pada posingan kali ini untuk lebih jelasnya silahkan simak dan baca berikut ini:
Dahulu, ada sebuah kerajaan yang damai di Jawa Tengah. Raja kerajaan tersebut sanagt baik dan ia memiliki seorang putri cantik yang begitu dicintainya. Raja juga memiliki kuda-kuda besar yang ia perintahkan kepada abdinya, bernama Suta untuk merawat mereka secara intensif. Suta adalah seorang abdi yang baik, dia melakukan tugasnya merawat kuda raja dan raja mengahargai tugasnya. Tugasnya adalah untuk menjaga kuda raja, memberi mereka makanan, membersihkan kuda. Suta terkadang berjalan-jalan setelah melakukan tugas-tugasnya untuk bersantai untuk beberapa saat.
Legenda Baturaden
Narator:Dahulu, ada sebuah kerajaan yang damai di Jawa Tengah. Raja kerajaan tersebut sanagt baik dan ia memiliki seorang putri cantik yang begitu dicintainya. Raja juga memiliki kuda-kuda besar yang ia perintahkan kepada abdinya, bernama Suta untuk merawat mereka secara intensif. Suta adalah seorang abdi yang baik, dia melakukan tugasnya merawat kuda raja dan raja mengahargai tugasnya. Tugasnya adalah untuk menjaga kuda raja, memberi mereka makanan, membersihkan kuda. Suta terkadang berjalan-jalan setelah melakukan tugas-tugasnya untuk bersantai untuk beberapa saat.
Kunjungi selengkapnya:
Story Telling Lutung Kasarung
Naskah Drama Telaga Warna
Adegan 1:
Suatu hari, ketika Suta sedang berjalan di dekat sebuah danau setelah melakukan tugas-tugasnya, ia mendengar seorang wanita berteriak. Jadi, Suta bergegas untuk menemukan sumber teriakan tersebut. Akhirnya, ia menemukan seorang gadis di sana, yang ia tahu ialah putri sang raja. Dia melihat putri raja dalam bahaya. Ada ular raksasa yang akan menyerangnya. Suta takut, tapi ia juga khawatir dengan keselamatan sang putri. Jadi dia mengambil tongkat besar dan memukul ular tersebut di kepalanya. Ular itu terjatuh kesakitan dan akhirnya mati.
Putri :
"Terima kasih, Suta. Kau menyelamatkanku," kata sang putri.
Suta :
"Tidak ada yang dibutuhkan untuk itu putri. Ini tugas saya sebagai abdi ayahmu untuk menolongmu." jawab Suta.
Putri :
"Apakah kau mau menjadi temanku, Suta. Karena aku tak punya teman siapapun." tanya sang putri.
Suta :
"Tentu saja putri, saya akan menjadi temanmu dan selalu menjagamu." jawab Suta.
Adegan 2:
Sejak hari itu, Suta dan sang putri menjadi teman baik. Mereka bahkan jatuh cinta satu sama lain. Jadi, sang putri mengatakan Suta untuk pergi ke ayahnya dan meminta izin untuk menikahinya. Tapi raja sudah mendengar tentang rencana mereka.
Adegan 3 Di Kerajaan :
Raja sangat marah mendengar tentang itu sehingga ia meminta sang putri untuk bertemu dengannya.
Raja :
"Putriku yang cantik, aku sudah tahu tentang rencanamu. Suta hanya seorang abdi, sedangkan kau adalah putriku, sang putri. Hal ini tidak mungkin bagimu untuk menikah dengan seorang abdi." kata raja
Putri :
"Tapi aku mencintainya, dan ia juga mencintaiku. Kau tahu, dia adalah orang yang menolong saya di luar sana." kata sang putri.
"Tapi aku mencintainya, dan ia juga mencintaiku. Kau tahu, dia adalah orang yang menolong saya di luar sana." kata sang putri.
Raja :
"Tidak, kau tidak akan menikah dengannya. Aku tidak akan membiarkan hal itu terjadi." Kata raja.
"Tidak, kau tidak akan menikah dengannya. Aku tidak akan membiarkan hal itu terjadi." Kata raja.
Adegan 4 :
Sang Putri sedih mendengar jawaban ayahnya, terutama setelah ayahnya membuang Suta ke penjara karena memiliki keberanian untuk meminta putrinya untuk menikah dengan sang putri. Di penjara, Suta tidak diberi apa-apa untuk makan atau minum.
Mendengar hal itu, sang putri membuat rencana untuk mengeluarkan Suta dari penjara. Mereka berhasil dan berjalan jauh meninggalkan kerajaan. Mereka beristirahat di dekat sungai. Di sana, mereka menikah dan memulai kehidupan baru.
Tempat di mana Suta dan sang putri berkeluarga dinamakan Baturraden. Batur berarti abdi sementara Raden berarti mulia. Saat ini, Baturaden adalah tempat pariwisata yang sangat menarik. Kota ini terletak di kaki Gunung Slamet di Purwokerto, Jawa Tengah.
Materi Naskah Drama Terbaru Singkat Legenda Baturaden. Demikian yang dapat kami hadirkan di pertemuan kita kali ini, silahkan tambah dan kembangkan dialog naskah drama diatas dan juga adegan yang dirasa kurang menurut kalian, agar terlihat lebih menarik dalam pementasannya kunjungi juga naskah drama lainnya melalui link yang telah kami berikan diatas.
