Cerita Rakyat Lutung Kasarung
Cerita Rakyat Lutung Kasarung. Dahulu kala, ada seorang raja
bernama Prabu Tapa Agung. Prabu Tapa Agung adalah raja yang sudah tua. Dia
memiliki dua anak perempuan, Purbararang dan Purbasari. Prabu Tapa Agung
berencana untuk pensiun sebagai raja. Dia ingin Purbasari untuk menggantikannya
sebagai pemimpin kerajaan. Mendengar hal ini, Purbararang marah. "Kau tidak dapat menjadikannya seorang
ratu, Ayah. Aku lebih tua dari dia. Ini seharusnya aku, bukan dia. Ini tidak
mungkin, Ayah!" kata Purbararang. "Tidak, Purbararang, tidak. Itu karena
Ayah mencintaimu dan Ayah memilih Purbasari sebagai ratu karena dia
satu-satunya yang layak untuk menjadi seorang ratu. Bagaimanapun, dia adalah
adikmu ",jawab raja. "Tidak, Ayah. Ini menyakitkan bagiku.
Purbararang kemudian membuat rencana buruk dengan tunangannya, Indrajaya. Mereka pergi ke penyihir bersama dan memintanya untuk menaruh mantra pada Purbasari. Lalu mereka memberinya semangkuk minuman dan meminta Purbasari untuk meminum ini. Kemudian, kulit Purbasari menjadi buruk. Ada titik-titik hitam di seluruh tubuhnya.
"Ya Tuhan, apa yang terjadi dengan kulitku, tubuhku, wajahku, dan nafasku!" Kata Purbasari.
"Hahaha ..... Kau tak
secantik diriku. Kau tidak dapat menjadi ratu. Sebaliknya, kau harus
meninggalkan istana ini dan tinggal di hutan," kata Purbararang.
Baca juga selengkapnya:
Naska drama Legenda batu raden
Story telling durasi 7 menit
Purbasari sangat sedih. Sekarang dia harus tinggal di hutan. Setiap hari dia menghabiskan waktunya bermain dengan beberapa binatang di sana. Ada satu monyet yang selalu berusaha menghiburnya. Itu bukan hanya monyet biasa, ia memiliki kekuatan magis. Dan ia juga bisa berbicara dengan manusia. Nama monyet tersebut adalah Lutung Kasarung. Sebenarnya dia adalah dewa. Namanya Sanghyang Gurumina. Lutung Kasarung berencana untuk membantu Purbasari. Dia membuat sebuah danau kecil dan memintanya untuk mandi di sana.
"Putri, aku akan membantumu untuk kembali ke istana." Kata Lutung Kasarung.
"Terima kasih, Lutung. Kau
sangat baik. Tapi bagaimana aku bisa kembali ke istana. Sementara tubuhku bau
dan menjijikkan. "Jawab Purbasari.
"Jangan pernah berkata tidak
pernah, Princess. Anda hanya perlu untuk mandi di danau kecil yang telah saya
buat. "
Hebatnya, kulit buruknya sembuh. Sekarang dia mempunyai kulit yang cantik kembali.Setelah itu, dia meminta Lutung Kasarung untuk menemaninya kembali ke istana. Purbararang sangat terkejut. Dia tahu dia harus memembuat ide buruk yang lain. Dia kemudian berkata,
"Mereka yang memiliki rambut panjang akan menjadi ratu." Kata Purabararang.
Raja kemudian mengukur rambut putrinya. Purbasari memiliki rambut lebih panjang dari Purbarang. Tapi Purbararang tidak menyerah.
"Seorang ratu harus memiliki suami yang tampan. Jika tunanganku lebih tampan dari tunanganmu, maka akulah yang akan menjadi ratu," kata Purbararang.
Purbasari sedih. Dia tahu tunangan Purbararang, Indrajaya, memang tampan. Dan dia tidak memiliki tunangan sama sekali.
"Inilah tunanganku, Indrajaya. Mana tunanganmu?" tanya Purbararang.
Lutung Kasarung pun maju. Purbararang tertawa
sangat keras.
"Tunanganmu adalah seekor monyet? ha ha ha."
"Lutung, apa yang harus aku
lakukan?" Tanya Purbasari.
"Jangan khawatir, Putri. Aku memiliki ide yang bagus ".
Tiba-tiba, Lutung Kasarung berubah menjadi manusia yang sangat tampan. Dia bahkan lebih tampan dari Indrajaya. Purbararang dan Indrajaya sangat terkejut. Purbasari kemudian diangkat menjadi ratu. Dia memaafkan Purbararang dan tunangannya dan membiarkan mereka tinggal di istana.
Cerita Rakyat Lutung Kasarung. Sekian jumpa kita pada hari ini pada postingan cerita Rakyat Lutung Kasarung smpai jumpa kembali pada postingan yang terbaru semoga berrguna.
